Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018-2023.
Terkini, Kejagung melalui penyidik pidana khusus telah memeriksa seorang saksi berinisial IR selaku Pjs VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional September 2022
Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, IR diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Yoki Firnandi selaku Direktur Utama PT Pertamina Internasional Shipping dan kawan-kawan.
“Diperiksa atas nama tersangka YF dan kawan-kawan,” kata Harli sebagaimana dikutip, Sabtu (29/3/2025).
Sebelumnya, lima orang saksi dari PT Pertamina dan anak perusahaannya juga diperiksa guna mengusut rasuah yang melibatkan PT Pertamina. Kelima saksi yang diperiksa berinisial MHD selaku Direktur Pemasaran PT Pertamina tahun 2016 dan MR selaku Director of Risk Management PT Pertamina International Shipping.
Kemudian, RH selaku GA dan QG Lab PT Orbit Terminal Merak, RDF selaku Specialist 1 HPO PT Kilang Pertamina Internasional periode 2020-2024 dan WH selaku Manager Crude & Dirty Petro Operation PT Pertamina International Shipping.
“Adapun pemeriksaan saksi ini untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” ucap Harli.
Hingga kini, Kejagung telah menetapkan sembilan tersangka korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018-2023.
Kesembilan tersangka itu adalah, Riva Siahaan selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sani Dinar Saifuddin selaku Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional dan Yoki Firnandi selaku Direktur Utama PT Pertamina Internasional Shipping.
Selain itu, Agus Purwono selaku VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina International, Muhammad Kerry Andrianto Riza selaku Beneficialy Owner PT Navigator Khatulistiwa dan Dimas Werhaspati selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa dan Komisaris PT Jenggala Maritim.
Kemudian, Gading Ramadhan Joedo selaku Komisaris PT Jengga Maritim dan Direktur PT Orbit Terminal Merak, Maya Kusmaya selaku Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga dan Edward Corne selaku VP Trading Produk Pertamina Patra Niaga.
Saat ini kesembilan tersangka itu masih menjalani penahanan sekaligus menanti kelengkapan berkas perkara untuk selanjutnya dilimpahkan jaksa dan diadili di pengadilan.
****
Komentar